Selasa, 22 Juli 2014
LeBron James is a Cum Laude!
Senin, 14 Juli 2014
Hormat atau Takut?
Rabu, 30 April 2014
imagine...
Kamis, 13 Maret 2014
Jangan Lagi Remehkan Penjaga Gawang!
Di sore itu, saat aku masih kecil dulu, aku dan teman teman ku memutuskan untuk bermain sepak bola di lahan kosong yang terletak tidak jauh dari rumah kami. Seperti biasa, hanya 2 pasang sendal jepit yang kami jadikan gawang, juga bola plastik. Setelah tim dibagi 5 lawan 5, saatnya pembagian tugas. Kebanyakan dari kami pasti memilih untuk menjadi penyerang, atau pemain tengah. Jarang yang mengajukan diri untuk menjadi bek, apalagi kiper. Hanya 1 orang lah yang (dengan terpaksa) bersedia menjadi penjaga gawang. Setelah bermain, kami pulang dengan keringat banyak, siap untuk nanti dimandikan ibu kami masing masing.
Beberapa minggu yang lalu, aku diajak oleh teman temanku untuk bermain futsal di suatu daerah. Aku menyanggupi, memang saat itu kegiatanku tidak terlalu banyak. Kami memutuskan untuk main di sore hari, sama seperti aku kecil dulu, bedanya, sekarang aku main di lapangan futsal yang memakainya saja harus bayar, tidak di lapangan kosong seperti dulu. Hal yang sama terjadi saat pembagian posisi, kebanyakan dari kami enggan untuk menjadi penjaga gawang. Dengan terpaksa, seseorang bersedia menjadi kiper.
"Lalu, kenapa banyak orang enggan menjadi kiper?"
Dari wawancaraku bersama teman teman ku, banyak yang bilang kalau alasannya adalah seperti ini:
1. Kiper jarang cetak gol, nanti dibilang gak jago
2. Bosen jadi kiper, kalo gak diserang nganggur doang di belakang
3. Halah, nanti kalo kebobolan, pasti yang disalahin kiper duluan
Daaaan masih banyak alasan lain lagi.........
Menurutku, memang menjadi kiper bukanlah hal yang mudah, tapi bukannya bermain di posisi manapun tidak ada yg sangat mudah? Menjadi seorang kiper juga dituntut memiliki tanggung jawab besar, karena kitalah yang mengatur bagaimana posisi pemain bertahan didepan kita, dan jika salah, kebobolan, kiper harus berani bertanggung jawab.
Menjadi kiper, sebenarnya tidak melulu soal jatuh bangun menjaga gawang. Seperti yang disebut di atas, kita mengatur posisi pemain di depan kita untuk bertahan. Kiper modern pun juga berperan dalam membangun penyerangan tim. Ingat Peter Schmeichel yang disebut Playmaker Goalkeeper? Atau beberapa kali kita lihat Manuel Neuer naik ke setengah lapangan untuk membantu rekan setimnya di Bayern menjalankan tiki takanya Guardiola. Kiper juga biasanya adalah orang yang akan ditunjuk pelatih untuk menjadi kapten timnya. Dan ingat lagi satu hal, kiper akan jadi pahlawan timnya saat berhasil menggagalkan peluang emas tim lawan untuk mencetak gol ke gawang kita. Kita pasti masih ingat penyelamatan penalti Dudek saat adu penalti Liverpool vs AC Milan, yang akhirnya memberi gelar juara Champions League ke Liverpool secara dramatis. Atau jika mungkin Ravi Murdianto tidak menyelamatkan penalti lawan saat adu penalti Final AFF U-19, mungkin kita tidak akan melihat Ilham Udin berselebrasi sebegitu gembiranya saat penaltinya memastikan gelar juara AFF U-19 kepada Timnas Indonesia U-19. Menyenangkan bukan menjadi pahlawan tim di saat seperti itu?
Jadi, masih mau meremehkan posisi penjaga gawang?
Full Time FMer, Part Time Student
Rafiandra Putra Andika
Selasa, 11 Maret 2014
Day 2 Of Holiday
Assalamualaikum Warahmatulkahi Wabarakatuh!
Jadi, ini adalah hari kedua gua libur sekolah, dikarenakan kakak kelas 12 yang lagi pada Ujian Sekolah (Semangat kakak kakak angkatan 45!), dan gua mulai merasa bosan, tapi tetep gua gak pengen cepet cepet masuk sekolah...
Libur sekarang, seperti biasa, gua nginep di rumah eyang gua sampai hari Minggu ntar, cari cari suasana baru, soalnya kalo di rumah terus gua takut ngeliat buku buku pelajaran dan pr pr yang menumpuk. Nih beberapa pr gua yang belum (baca:gamau) gua kerjain:
1. Pr kelompok b indonesia karya ilmiah
2. Pr kelompok agama Islam
3. Pr EP EK EM Matematika di kertas folio (ini nyebelin, musti dikumpulin pagi)
4. Gatau lagi deh, dan gua juga gamau nginget ngingetnya.........
Kayaknya sih masih banyak, coba aja gua punya Pensil Komputernya Doraemon. Apa? Lo gatau Pensil Komputer? Itu lho pensil yang bisa nulis sendiri. Makanya, jangan banyak banyak nonton sinetron. Wkwkwk.
Pas libur ini sendiri sih, kehidupan gua udah kayak dijadwal, dan kegiatan di rumah eyang gua nih emang itu itu aja.
Bangun tidur
Nonton tv
Main FM sambil online di laptop
Makan
Ngeblog
Main ke rumah temen
Udah gitu gitu aja terus sampe tidur lagi. Bosen? Gak terlalu sih, daripada ngerjain pr ya mendingan gini yak, haha... Yaudahlah segini aja dulu post gua sekarang, ngeblog ini juga jadi salah satu kebiasaan baru pas liburan sekarang, semoga aja bisa kebiasaan terus terusan.....
Full Time FMer, Part Time Student
Rafiandra Putra Andika
Senin, 10 Maret 2014
Hobi Baru: Football Manager!
ASSALAMUALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH!
Sekarang, gua pengen bercerita soal hobi gua, yang berhubungan dengan passion gua yang udah gua ceritain kemarin, ya analisis taktik sepakbola. Gua memutuskan untuk menyalurkan hobi ini ke suatu game berjudul FOOTBALL MANAGER 2014! Selengkapnya, silahkan baca paragraf paragraf di bawah ini (kayak soal ulangan aje ndra).
"Football Manager tuh apaan sih?"
Jadi, Football Manager ini adalah suatu game, di mana kita bisa jadi manajer suatu klub sepak bola. Jangankan klub, kita juga bisa jadi pelatih timnas sepak bola. Ada Indonesia juga lho, walaupun gua belum tertarik untuk jadi pelatih timnas. Di game ini kita bakal ngurusin latihan tim, belanja pemain (ini nih yang paling gua suka, bisa beli beli pemain yang kita butuhkan), dan yang paling utama, memasang taktik dan formasi yang akan dipakai di pertandingan. Di FM ini, gua pake tim Southampton, yang terkenal dengan akademinya yang menghasilkan pemain macam Theo Walcott, Alex Oxlade Chamberlain, dan pemain termahal kedua di dunia, Gareth Bale. Bisa dilihat kan, gua adalah manajer yang lebih suka memainkan pemain pemain muda, apalagi dari akademinya.
"Kenapa lo tiba tiba main FM2014 ini?"
Gua udah bilang di blogpost sebelum ini (ayo baca baca sana biar tau), passion gua sekarang adalah menganalisis taktik sepak bola. Tapi saat dewasa nanti, gua sebenernya mau lebih dari itu. Gua juga pengen jadi manajer sepak bola. Nah, kan gua masih dalam tahap pembelajaran sekarang, dan yang namanya belajar ada yang namanya ujian praktek, nah Football Manager 2014 ini bisa dibilang adalah ujian praktek gua. Gimana caranya gua mengaplikasikan apa yang sudah gua pelajari ke suatu pertandingan. Juga, karena gua masih belum cukup umur buat jadi manajer sepak bola beneran, jadi daripada bengong gak ngapa ngapain, mendingan mainin FM 2014 ini, ya gaaakkk?
"Siapa aja yang udah bantuin lo dalam main FM2014 ini?"
Yang namanya belajar, kan pasti ada gurunya, ada rekan belajarnya. Pertama, guru gua, adalah suatu website komplit yang ngebahas hal hal apapun soal Football Manager, yaitu fmscout.com. Di sini, lo bisa dapetin apa apa yang lo butuhin buat FM lo, ibaratnya ini guru sekaligus buku pelajaran lo lah. Lo mau nyari apa? Pemain pemain muda terbaik? Ada. Pemain pemain murah terbaik? Ada. Pemain pemain GRATIS terbaik? Ada juga! Gak cuma daftar pemain, taktik taktik bagus yang bisa lo pelajarin juga ada di sini. So, visit this website if you want to be a good manager in FM. Terus, rekan belajar gua nih! Dua orang teman gua di XI IPA 4 (buat yang belum tau, ini kelas gua sekarang), Fakhri Maulana (@fakhrindonesia), dan Tio Fajar (@Tiohoobah). Dua orang ini adalah rekan seperjuangan gua di dunia perFMan. Kita sering berbagi tentang pemain muda yang baru kita dapet, formasi yang kita pake dan sering sukses, dll. Mereka lebih duluan main FM daripada gua, jadi bisa dibilang mereka adalah dua senior gua. Big thanks to both of you!
"Sekarang, udah sejauh mana progress lo main FM 2014?"
Gua baru mulai main FM 2014 kira kira sebulan yang lalu, jadi sekarang masih di musim pertama. Gua gak terlalu banyak beli pemain, yang paling mahal 7,75 juta Pounds buat wonderkid Sean Murray, lainnya, gua dapet secara gratis atau pinjaman. Sejauh ini, progress gua bagus banget, sekarang Southampton gua ada di posisi 2 klansemen, beda 1 poin sama Chelsea yang ada di pucuk. Arsenal dan Liverpool udah pernah jadi korban keganasan Southampton ini, ya walaupun juga pernah kalah 4-1 dari Manchester United, dan gugur di ronde kedua Capital One Cup dari tim divisi mana gua gak tau namanya Hartlepool (adu penalti bro kalahnya, nyesek gak tuh). Sekarang gua masih ada di bulan Januari, dan gua menargetkan trofi Liga Inggris dan FA Cup di akhir musim nanti. WISH US LUCK!
"Terus, apa yang bakal lo lakukan selanjutnya?"
Gua bakal seriusin Football Manager 2014. Ngeraih banyak trofi di Southampton, biar banyak pemain bagus tertarik main di tim gua. Dan ini baru sebuah awal, dari sesuatu yang lebih besar lagi. Ini adalah bahan awal supaya nanti gua bisa nulis artikel sepak bola yang berkualitas, dan syukur syukur jadi manajer klub sepak bola beneran (yang ini ngarep, bisa main bola aja kagak). Aamiin.......
Oke, sampai ketemu di post selanjutnya! Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
